Tips Memilih Genset Untuk Rumah Tangga

Tips Memilih Genset Untuk Rumah Tangga. Genset atau generator listrik merupakan peralatan listrik yang sangat dibutuhkan terutama saat listrik mati. Kebutuhan aliran listrik saat ini terus meningkat seiring dengan laju pertumbuhan penduduk dan laju pertumbuhan ekonomi di setiap daerah. Ketersediaan listrik dari PLN juga terus ditingkatkan dengan pembangunan PLTU/PLTA di daerah-daerah berpotensi. Namun semua itu masih kurang sehingga masih sering terjadi pemadaman listrik, baik yang dengan pemberitahuan karena adanya perbaikan instalasi maupun pemadaman yang tanpa pemberitahuan. Hal ini cukup mengganggu bagi kehidupan sehari-hari karena banyak sekali aktivitas kita yang sangat tergantung dengan peralatan listrik. Apalagi untuk sebuah usaha kecil menengah yang peralatan usahanya menggunakan tenaga listrik tentu hal ini sangat menggangu aktifitas usaha dan mempengaruhi penghasilan mereka.

Agar semua aktifitas kita tetap bisa berjalan walaupun listrik PLN mati, kita perlu menyiapkan Genset/generator listrik. Banyak orang yang membutuhkan Generator dan ingin sekali membeli Generator, tapi terkendala dengan pengetahuan yang minim tentang produk Generator. Karena sekarang cukup banyak jenis dan harga Generator yang ditawarkan di toko-toko, jika tidak cermat memilih maka kita bisa saja membeli Generator yang memiliki kualitas rendah dan akhirnya mengecewakan karena cepat rusak, suara yang berisik, asap yang tebal dan lain-lain.

mesin-genset-warna-merah

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat akan membeli Generator:

1. Pilih jenis Generator sesuai dengan kebutuhan anda.

Pada dasarnya ada 2 jenis genset yang digunakan untuk rumah tangga yaitu :

Standby Generator (Silent Generator)

Standby genset adalah genset yang dipasang secara permanen di rumah anda, genset jenis ini berfungsi secara otomatis, saat listrik PLN mati otomatis genset akan bekerja dan pada saat listrik PLN menyala otomatis genset tidak bekerja. Genset jenis ini ada yang berbahan bakar gas ada juga yang dengan solar, jika di rumah anda sudah memiliki saluran gas sendiri, mungkin genset jenis ini cocok untuk dipasang di rumah anda. Genset jenis ini belum banyak tersedia di Indonesia karena harganya yang cukup mahal. Beberapa kelebihan Standby Genset:

  • Mudah dioperasikan karena sudah menggunakan peralatan yang otomatis.
  • Lebih aman, karena ditempatkan di tempat khusus secara permanen.
  • Suara tidak berisik, sehingga lebih nyaman buat anda dan lingkungan sekitar.

Portabel Genset (Open Type)

Genset portabel cukup populer di Indonesia karena harganya yang cukup murah dan mudah didapat. Kelebihan genset portable adalah bisa ditempatkan dimana saja dan bisa dipindah/dibawa jika anda ingin melakukan aktifitas di luar yang membutuhkan listrik. Genset jenis ini biasanya menggunakan bahan bakar bensin ataupun solar. Sedangkan kekurangan genset jenis ini adalah biasanya suaranya yang agak berisik dan pengoperasian yang agak sulit karena masih menggunakan recoil/engkol. Ada juga jenis genset portabel yang memiliki suara yang tidak berisik / silent genset dan sudah menggunakan starter elektrik tapi harganya cukup mahal.

2. Pilih merk atau type genset yang banyak direkomendasikan orang.

Carilah informasi di internet atau media lain mengenai merk atau type genset tertentu, carilah informasi sebanyak banyaknya, bandingkan dengan yang lain, baca review mengenai genset tersebut. Periksa juga garansi yang diberikan dan ketersediaan distributor atau service center untuk genset tersebut. Sebelum mengoperasikan gense,t sebaiknya perhatikan faktor keamananya, Jangan sekali-kali memasang genset di dalam rumah, karena hasil pembakaran genset berupa gas CO atau karbon monoksida beracun dan bisa membahayakan.

3. Tentukan kebutuhan listrik rumah anda dan tujuan membeli genset.

  • Tentukan peralatan apa saja yang akan anda gunakan saat listrik mati atau saat anda menggunakan genset.
  • Jika anda hanya ingin beberapa peralatan penting saja yang akan dinyalakan, seperti, lampu , tv, kulkas, pompa air, maka anda bisa membeli genset dengan kapasitas watt yang lebih rendah dari kapasitas listrik rumah anda.
  • Jika anda ingin agar semua peralatan listrik di rumah anda bisa bekerja maksimal seperti anda memakai listrik PLN, belilah genset dengan kapasitas watt lebih tinggi dari kva listrik rumah anda. Misal kva PLN 1300 Watt berarti anda memerlukan genset kapasitas minimal 2500 watt.

4. Kenali cara pengoperasian genset.

Ada 2 cara pengoperasian genset yang umum sesuai dengan kapasitas genset, untuk genset kapasitas 750-2000 watt biasanya menggunakan recoil/ditarik. Untuk genset dengan kapasitas diatas 2500 watt sudah menggunakan starter.

5. Cermati bahan bakar yang diperlukan untuk pengoperasian genset.

Bensin dan solar adalah bahan bakar utama untuk menjalankan genset. Umumnya solar digunakan pada genset dengan kapasitas daya listrik yang besar.

6. Harga vs kualitas genset.

Sediakan waktu yang cukup untuk mencari informasi mengenai merek, kualitas, dan harga genset yang ada di pasaran. Saat ini internet dapat sangat membantu kita mendapatkan informasi mengenai banyak hal. Tak jarang kita bisa membeli barang secara online tanpa perlu susah payah meluangkan waktu ke toko peralatan rumah tangga. Bandingkan beberapa produk sebelum anda memutuskan memilih yang paling tepat untuk rumah anda. Memilih genset hanya karena murah tanpa mempertimbangkan kualitas sudah tentu bukan hal yang bijaksana.


Jika Anda membutuhkan perbaikan genset Portable, Genset Bensin atau Genset Kecil, kami melayani Service Genset Portable dengan biaya pengecekan (bongkar pasang) Rp. 100.000 dan biaya Jasa Service Rp . 200.000 – Rp. 300.000 diluar penggantian spare part.

untuk informasi lebih lengkap silahkan hubungi langsung kami :

Prima Sarana Mandiri

Jl. Pramuka XVI, No. A370 – Senen – Jakpus 10440
Phone: (021) 3921480.

081284190810

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>